WIN-WIN
SOLUTION
Banyak alasan yang bisa kita berikan untuk sebuah kegagalan, tapi
hanya satu alasan untuk BERHASIL yaitu TIDAK ADA ALASAN. Maju terus dan RAIH
KEBERHASILAN Anda.
Tas kerja Steve sudah rusak, sudah waktunya diganti. Steve
mengajak Tom ke mal untuk membeli tas kerja baru. Mereka memasuki toko demi
toko dan melihat-lihat tas yang dijual di sana. Sampai akhirnya di toko “X”,
Steve menemukan sebuah tas kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan seleranya.
Steve memperhatikan tas tersebut dengan teliti. Si pemilik toko datang
menghampiri Steve karena melihat Steve sangat tertarik dengan tas tersebut.
Terjadilah tanya jawab antara Steve dengan si pemilik toko seputar
tas yang dibutuhkan Steve. Sambil melihat-lihat tas yang ada, Steve mulai
mengarahkan pembicaraan ke arah bisnis dan pekerjaan sampai ada kesempatan bagi
Steve untuk bercerita tentang bisnisnya. Steve bercerita bahwa ia bekerja di
bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Mendengar hal itu, si pemilik toko
tertarik untuk mulai bercerita bahwa ia memerlukan produk yang diceritakan.
Merasa pintu peluang terbuka lebar, dengan sangat tanggap Steve
menyambarnya. Kata Steve dalam hati, “Hitung-hitung mengajari Tom,
downline-ku.” Dengan trampil Steve menceritakan mengenai keunggulan serta
manfaat produk-produk yang dijualnya. Dengan kepiawaiannya, Steve menjawab
semua pertanyaan yang dilontarkan pemilik toko. Apakah bagus kalau memakai
produk ini? Bahan baku produknya apa saja, dsb.
Steve mulai berpikir bagaimana supaya bisa terjadi barter
penjualan. Steve butuh tas kerja, si pemilik toko butuh produk yang
ditawarkannya. Terjadilah transaksi yang saling menguntungkan. Dilihat dari
sisi Steve, keuntungan yang dia dapatkan, yaitu:
- Mendapatkan tas sesuai dengan kebutuhan dan
seleranya.
- Mendapatkan keuntungan eceran yang lumayan.
- Mendapatkan sales volume/point.
- Memberikan pengalaman dan pelajaran bagi Tom.
Intinya, sekali berenang, dua tiga pulau terlampaui.